Taman

Sebuah rumah tanpa taman? rasanya tidak mungkin (bahkan untuk rumah kecil sekalipun). Taman (yang berisi aneka tumbuhan) adalah dunia terdekat bersinergi dengan alam.IMG_0823 Meskipun setiap orang bisa memiliki alasan yang berbeda tentang kehadirannya. Tetapi jelas bahwa kehadiran taman sekecil apapun mampu menjadikan suasana segar dan hidup, dan memberi banyak inspirasi. Taman dengan aneka tumbuhan baik berbunga maupun hanya berdaun selain mempercantik lingkungan rumah juga membantu memelihara sirkulasi karbon dan oksigen di udara, menyerap air permukaan, dan berfungsi juga sebagai anti polutan.

Berikut ini ‘rekayasa’ taman kecil di sudut depan rumah dan teras depan di rumah sederhana sehat sejahtera (untuk tidak dibilang kecil mungil dan 4L-red)

Sudut depan:  acap kali kita menempatkan ruang tidur utama di bagian depan yang langsung berbatasan dengan halaman. Keuntungan dari hal ini adalah terpaan matahari yang cukup, ventilasi, serta dalam beberapa hal terkait dengan fungsi keamanan (penghuni bisa lebih dahulu mengintip tamu). Beberapa orang bisa saja terobsesi agar setipa kali dia membuka mata di pagi hari akan langsung menyapa bunga-bunga dan kehangatan mathari pagi. Bahkan dengan sedikit membuka jendela aroma wangi dan udara segar akan segera menerpa ruangan, diselingi gemercik air dari kolam kecil. Hmm…la vita la bonita!

Kita bisa membuat sebuah kolam kecil dengan beberapa ikan koi sambil menempatkan tanaman yang mem butuhkan pencahayaan cukup tetapi juga harus dekat dengan air untuk menjaga kelembaban (adenium, puring, atau tanaman berbunga lainnya).

Untuk teras depan, tempat di mana setiap sore atau akhir pekan bercengkerama dengan anggota keluarga sambil tetap bisa menjaga silaturahmi dengan tetangga (karena letaknya di depan rumah), kita bisa memilih tanaman yang butuh keteduhan seperti aglaonema atau anthurium. Atau bisa juga jenis sanseivera karena tanaman jeni ini dipercaya memiliki ‘kekuatan’ menetralisir polutan.

IMG_0827

Pemilihan tanaman pada dasarnya tergantung kepada selera individu. Mungkin anda termasuk orang yang sensitif terhadap trend bunga. Tetapi jangan salah, bunga yang bagus tidak selalu harus mahal, apalagi kalau untuk dipajang di teras rumah. Asal bisa menghadirkan nuansa berbeda dari sekedar halaman yang hanya berisi benda-benda mati, bolehlah. Dengan tanaman yang terawat baik sehingga terlihat segar dan subur, mata kita akan cukup terhibur. Apalagi kalau kita terlibat aktif merawatnya, maka akan timbul semacam ikatan bathin antara kita dengan tanaman. Coba dech…

Di sini, saya memilih jenis anthurium, philodendron, aglaonema, dan sanseivera. Philo yang rimbun sengaja saya letakkan di sisi paling luar untuk melindungi anthurium yang kurang suka dengan terpaan matahari langsung. Sekaligus juga sebagai ‘pembatas’ iamajiner antara ‘luar rumah’ dengan halaman depan (saya sering ‘ngumpet’ di teras…)

Pada prinsipnya, kehadiran taman di depan rumah bukan sekedar aksesoris belaka. Ia adalah kebutuhan. Percayalah bahwa kehadirannya memberi kesejukan dan kesegaran, mempercantik lingkungan rumah, menghadirkan kupu-kupu aneka warna, dan memberi inspirasi.

IMG_0730 IMG_0729

selamat mencoba…